Selasa, 11 Juli 2023

ARTI NILAI KELUARGA


 ARTI NILAI KELUARGA

Catatan masa perang Metropolitan Luke

Metropolitan Luke (Kovalenko) dari Zaporozhye dan Melitopol

Kristus di tengah kita, para pembaca yang budiman!

Hari ini (8 Juli), ketika Gereja kita merayakan kenangan akan St. Peter dan St. Febronia, saya ingin berbicara dengan Saudara sekalian tentang apa itu keluarga bagi orang Kristen, dalam semua aspeknya yang berbeda. Pernikahan pria dan wanita adalah peristiwa yang terjadi bahkan sebelum Kejatuhan ke dalam dosa. Oleh karena itu para bapa suci menyebut pernikahan sebagai sisa surga di bumi. Tetapi orang pertama itu mengkhianati Bapa mereka, Yang memberkati pernikahan ini, sehingga diusir dari Firdaus. Hari ini kita memahami pernikahan sebagai kesatuan suami dan istri di dalam Allah. Artinya, tujuan utamanya bukanlah kelahiran anak-anak, tetapi kembali ke keadaan firdaus tempat keluarga tinggal sebelum Kejatuhan. Namun seperti yang kita ketahui, dalam Kerajaan Allah, mereka tidak dinikahkan atau dikawinkan, melainkan seperti malaikat di surga. Artinya, tugas kita adalah mengubah kehidupan keluarga bukan hanya menjadi sebuah firdaus, tetapi juga hubungan timbal balik kita dengan orang lain. Jika suami, istri, dan anak adalah keluarga kecil, maka gereja, paroki, dan umat adalah keluarga besar kita. Mereka yang datang ke gereja semata-mata untuk tujuan pribadi tidak berbuat benar. Seperti halnya dalam sebuah keluarga, di paroki kita tidak bisa hidup hanya untuk diri kita sendiri. Kita harus hidup demi orang lain dan demi Allah. Kebutuhan komunitas gereja, seperti kebutuhan umatnya, menyentuh setiap anggota paroki—karena kita adalah keluarga besar. Alangkah baiknya jika semua orang yang pergi ke gereja tidak hanya mengenal satu sama lain dengan nama, tetapi juga akan mulai bekerja sama di luar gereja — saling mengunjungi rumah, belajar Alkitab bersama, berdoa, dan mendiskusikan literatur rohani. Keluarga adalah apa yang disatukan, karena Allah menghendaki persatuan kita. Hanya iblis yang berusaha menghancurkan, dan berjuang untuk ketidakteraturan dan kekacauan.

Itulah sebabnya orang-orang yang melayani iblis telah menyatakan perang terhadap keluarga dan nilai-nilai keluarga. Mereka paham betul bahwa tanpa keluarga tidak akan ada bangsa, tidak ada negara berdaulat, dan tidak ada masyarakat yang sehat, karena ini semua terbentuk dari sel-sel keluarga. Sangat menyedihkan untuk melihat bahwa hari ini, ketika orang-orang kita berada di ambang kepunahan, ketika jumlah orang Ukraina menurun dengan sangat cepat, beberapa politisi memaksakan kepada kita bentuk-bentuk pernikahan yang bejat, dan kemandulan yang tidak hanya fisik tetapi juga spiritual. Saya yakin bahwa politik seperti itu kriminal—baik terhadap rakyat maupun bangsa kita.

Metropolitan Luke (Kovalenko) dari Zaporozhye dan Melitopol

Diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris oleh OrthoChristian.com

7/10/2023

https://orthochristian.com/154716.html?fbclid=IwAR1AF94weGd5ZySbMvakb6GEXGXlPD_j2syF7jgchtH636-xO4V4NXE_Im4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar