Selasa, 17 November 2020

BAGAIMANA ORANG KRISTEN ORTHODOX SEHARUSNYA MERAYAKAN ULANG TAHUN DAN HARI NAMANYA?

BAGAIMANA ORANG KRISTEN ORTHODOX SEHARUSNYA MERAYAKAN ULANG TAHUN DAN HARI NAMANYA?
Fr. Andrei Chizhenko
    
Seorang imam sedang merayakan hari ulang tahunnya, yang bertepatan dengan hari namanya. Pada akhir Liturgi Ilahi hari itu, dia pergi ke solea, di mana para Romo dan umat paroki berkumpul untuk memberi selamat atas perayaan pribadinya. Batiushka, dengan wajah berseri-seri dengan kegembiraan, menyerukan Stichera Paskah: "Ini adalah hari yang telah Tuhan ciptakan, marilah kita bersukacita dan bergembira karenanya ..."
Sesungguhnya, ulang tahun dan hari pemberian nama seseorang adalah Paskah kecil pribadinya, kebangkitan pribadinya. Dan semua orang di sekitarnya, mereka yang dekat dengannya, mereka yang mencintainya, bersuka cita bersamanya. Bagaimanapun, seluruh alam semesta lahir; TUHAN menciptakan oleh kasih-Nya yang tak terlukiskan seluruh mikrokosmos dalam gambar dan rupa-Nya sendiri.
 
Kadang-kadang orang bertanya, "Mengapa Pencipta menciptakan orang berdosa, jika Dia tahu bahwa siksaan neraka menunggu mereka semua?" Jawabannya, menurut saya, adalah bahwa siksaan neraka masih lebih baik daripada tidak pernah ada/ tercipta. Apa yang dapat dibandingkan dengan fakta bahwa jiwa manusia mengenal dirinya sendiri sebagai pribadi dan individu, dan menikmati keberadaannya?
Oleh karena itu, tentu saja, ulang tahun saudara adalah hari yang istimewa, ketika dunia menjadi lebih baik, lebih indah, lebih ramah, karena orang unik lain muncul di dalamnya - yaitu SAUDARA.
Mengapa bunuh diri adalah dosa paling serius? Karena kehidupan manusia adalah mujizat. Itu adalah mujizat besar dari TUHAN! Dan untuk merasa jijik terhadap terhadap bunuh diri, atau benci, atau keinginan untuk menghancurkannya atau kembali ke ketiadaan adalah sama, misalnya, memiliki rasa jijik pada ngengat, pada matahari terbenam merah yang indah atau fajar merah muda yang lembut. Itu artinya benci kapada TUHAN Sendiri. Kepada Kasih.

Ulang tahun seseorang  itu seperti ulang tahun supernova yang gemilang!
Di dalamnya diungkapkan kasih TUHAN yang besar, bahwa Dia menciptakan dari ketiadaan seseorang yang benar-benar unik, yang tidak ada tandingannya.
Dan, tentu saja, perasaan utama yang harus kita miliki menjelang ulang tahun kita adalah rasa syukur kepada TUHAN, Pencipta kita, kepada orang tua kita, dan kepada kehidupan.
Dan yang terbaik dari semuanya, untuk mengungkapkan rasa syukur ini kepada TUHAN, kita dapat mengakui dosa kita dan mengambil bagian dalam Misteri Kudus Kristus di Liturgi Ilahi. Lakukan Moleben Ucapan Syukur. Dan puncaknya adalah ketika Imam, di hadapan takhta TUHAN, mengangkat tangannya ke atas (ini selalu menjadi salah satu momen paling terhormat dan pada saat yang sama menjadi saat yang paling menegangkan di setiap Ibadah) dan dengan khusyuk menyatakan: “Kemuliaan baguiMu ya TUHAN yang begitu murah hati kepada kami, sampai sepanjang segala abad. " Dan dalam seruan meriah ini, penuh dengan kasih yang penuh hormat, adalah sura anak-anak dan lembut, ditujukan kepada Bapa surgawi kita yang terkasih. Ini mirip dengan seruan di Matins, "Kemuliaan bagi-Mu, Yang telah menyinari kami dengan terang." Dan memang, TUHAN telah menunjukkan terang itu kepada kita.
Saudara dapat membaca doa khusus yang dikenal sebagai "Doa di Hari Kelahiran". Doa tersebut diakhiri dengan kata-kata yang indah dan perlu, di mana orang yang merayakan hari ulang tahunnya memohon, “Ya Tuhan, Engkau telah memberkati tahun ini yang dimulai sejak aku lahir hingga sepanjang hidupku. Amin." Jika kita memohon kepada TUHAN dari hati yang murni untuk menolong dalam hidup kita, maka, tentu saja, Tuhan akan mengirimkan kasih karunia-Nya kepada kita.
Saudara dapat memenuhi hari nama Saudara [“тезоименитства”] dengan cara yang sama — yaitu hari peringatan Jana Suci yang kepadanya diberikan penghormatan sebagai nama Saudara di dalam Misteri Pembaptisan.
Kata Slavia Gereja “тезоименитство” (dari “тезица” —sama, identik) menunjukkan nama yang identik, atau disebut dengan nama yang sama. Orang suci ini adalah pelindung surgawimu, dan dia menjadi perantara dan berdoa di hadapan takhta TUHAN untuk keselamatan jiwamu. Dia juga membimbing dan menolongmu dalam kehidupan duniawimu. Inilah sebabnya mengapa Gereja merekomendasikan setiap pagi setelah menyelesaikan aturan doa pagi untuk berdoa juga kepada orang suci saudara, meskipun secara singkat: “Berdoalah kepada Tuhan untukku, ya Pengasih TUHAN …. (Nama Jana Suci), karena aku dengan sungguh-sungguh lari kepada-Mu, penolong dan pengantara yang cepat bagi jiwaku. " Pada hari nama saudara, saya pikir, ada gunanya juga membaca Akathist untuk orang suci dan pelindung surgawi saudara. Hari Nama saudara sering disebut sebagai hari malaikat saudara. Dalam tahun liturgi Gereja ada dua hari ketika semua orang Kristen Orthodoks merayakan hari nama mereka dan hari malaikat — Minggu Semua Orang Suci, dirayakan pada hari Minggu setelah Pentakosta, dan tanggal 8 November (kalender Gereja) /21 November (kalender saat ini), hari Synaxis Malaikat Agung Michael dan Kuasa-Kuasa Surgawi tanpa jasad jasmani lainnya. Juga ada satu hal positif lagi tentang hari nama — kita mengingat hari kelahiran rohani kita — hari itu, ketika Misteri Pembaptisan dirayakan atas kita. Sungguh, doa pemberian nama (dalam Buku Doa untuk berbagai keperluan, “Doa saat ditandainya seorang anak Saat Menerima Nama di Hari Kedelapan Setelah Kelahirannya”) dibacakan di hadapannya.
Pada akhirnya kita harus memahami bahwa Tuhan membawa kita ke dalam tangan-Nya setiap hari dalam hidup kita. Dia menjaga lingkungan kita, makanan kita sehari-hari, keselamatan dan perlindungan kita dari roh jahat dan banyak hal lain yang belum kita mengerti.
Dan berbahagialah orang yang hidupnya menjadi suatu kidung, mazmur pujian untuk TUHAN — Bapa kita yang penuh kasih. Orang seperti itu, pada kenyataannya, memohon kepada Tuhan hanya untuk satu hal: bahwa janganlah dia karena pelanggarannya sendiri melepaskan atau jatuh dari tangan-Nya yang penuh kehangatan, tetapi agar tinggal di dalamnya, menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada kehendak TUHAN, Tuhan akan membawa kita ke dalam berkat yang lebih besar di kota surgawi Yerusalem Baru, di mana tidak akan ada rasa sakit, atau air mata, atau keputusasaan, tetapi sungai air kehidupan yang murni, jernih seperti kristal, mengalir keluar dari takhta Allah dan Anak Domba (Wahyu 22: 1).
Saat kita diciptakan dari ketiadaan untuk kehidupan kekal, kita menuliskan di dalam hati kita, dengan pertolongan TUHAN, kata-kata yang luar biasa dan indah ini: Ini adalah hari yang telah Tuhan ciptakan, marilah kita bersukacita dan bergembira karenanya.
Dan semoga sukacita Paskah yang sejati ini menyala di hati setiap orang yang merayakan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar