Sabtu, 23 April 2022

Homili atau khotbah Paskah


Homili atau khotbah Paskah (Paschal Homily)

Homili atau khotbah Paskah (The Paschal homily atau juga dikenal dalam bahasa Yunani sebagai Hieratikon atau sebagai Homili Katekese) dari St. Yohanes Krisostomos (meninggal 407 AD) dibacakan pada pagi hari Paskah, yang disebut "Paskah Agung dan Kudus dari Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus" dalam Gereja Orthodox Timur. Menurut Tradisi Gereja, tak seorang pun duduk selama pembacaan homili Paskah itu. Bagian dari itu sering dilakukan dengan partisipasi interaktif dari jemaat.

Homili atau khotbah Paskah dari St. Yohanes Krisostomos

"Barangsiapa pecinta Allah yang saleh, biarlah dia menikmati Perayaan Terang indah ini.
Barangsiapa hamba yang bersyukur, biarlah Dia bersukacita dan masuk ke dalam sukacita TuhanNya.
Dan jika ada yang lemah karena puasa, biarlah sekarang mereka menerima upahnya.
Jika ada yang telah bekerja dari jam pertama, biarlah ia menerima gajinya yang sesuai.
Jika ada yang datang sesudah jam ketiga, biarlah ia dengan rasa syukur ikut serta dalam pesta.
Dan Ia yang datang sesudah jam keenam, biarlah ia jangan ragu-ragu , tetapi biarlah dia datang juga.
Dan jika seseorang telah terlambat sampai jam kesembilan, biarlah mereka datang mendekat tanpa ragu-ragu.
Dan dia yang datang hanya sesudah jam kesebelas, janganlah dia takut karena keterlambatannya,
karena Tuhan itu pemurah  dan menerima orang yang datang terakhir seperti yang datang pertama. Dia memberikan istirahat kepadanya yang datang pada jam kesebelas, seperti dia yang telah bekerja dari jam pertama.
Ya, kepada yang ini Dia memberi dan kepada yang lain Dia menganugrahi. Dia menerima pekerjaan sebagaimana Dia berkenan pada usaha yang dilakukan. Perbuatan dihormatiNya dan niat disenangiNya.
Oleh karena itu, mari semua masuk ke dalam sukacita Tuhan. Kalian yang pertama maupun yang terakhir untuk menerima hadiahmu, kalian kaya dan miskin, bersukacitalah bersama.
Kalian yang sangat berhati-hati dan yang malas, rayakan hari ini.
Kalian yang telah berpuasa dengan sungguh-sungguh, maupun yang tidak berpuasa, bersukacitalah hari ini, karena mejanya dengan limpahnya dipenuhi isi.
Berpestalah kalian dengan limpah-ruahnya pada hari ini.
Anak lembunya itu tambun-tambun. Jangan ada orang yang keluar dengan lapar.
Ambilah kalian semua dalam bagian cawan iman. Nikmatilah kalian semua kekayaan kebaikanNya.
Janganlah satupun yang bersedih karena kemiskinannya, karena kerajaan yang semestawi telah dinyatakan.
Jangan satupun menangis tersedih-sedih dia yang telah jatuh berulang-ulang, karena pengampunan telah terbit dari kuburan.
Jangan seorangpun yang takut mati, karena kematian Juruselamat kita telah membebaskan kita.
Dia telah menghancurkannya dengan menahankanNya.
Dia telah membingungkannya ketika si alam maut itu merasai dagingNya.
Dia telah mengobrak-abrik alam maut ketika Dia turun ke dalamnya.
Yesaya telah memberitakan hal ini sebelumnya ketika dia berseru: engkau hai alam maut telah dibingungkan dengan perjumpaanmu denganNya di bawah sana.


Si Alam maut telah dibingungkan, karena dia diperolok-olokkan.


Si Alam maut dibingungkan, karena dimusnahkan.


Si Alam maut dibingungkan, karena dihancurkan.


Si Alam maut dibingungkan, karena itu dilenyapkan.


Si Alam maut dibingungkan, karena sekarang menjadi tawanan.


Dia menelan sesuatu Tubuh, tetapi lihatlah dia menemukan Allah.


Dia menelan bumi, tetapi lihatlah dia berjumpa Sorga.


Dia menelan apa yang dilihatnya namun lihatlah dia telah dikalahkan oleh apa yang tak dilihatnya.


Hai maut dimana sengatmu ?


Hai alam maut dimana kemenanganmu ?


Kristus telah bangkit, dan kematian telah dilenyapkan.


Kristus telah bangkit, dan kuasa-kuasa yang jahat telah dihempaskan


Kristus telah bangkit, dan para malaikat bersukacita.


Kristus telah bangkit, dan hidup dibebaskan.


Kristus telah bangkit, dan kuburan dikosongkan dari orang mati.


Karena Kristus setelah bangkit dari antara orang mati telah menjadi buah pertama dari mereka yang telah mati.


KepadaNya kemuliaan dan kuasa sepanjang segala abad. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar